Thursday, July 5, 2018

Kiat Sukses Membuka Usaha Sendiri Dengan Menjual Barang Kebutuhan Harian

Kiat Sukses Bisnis Toko Kelontong di Rumah


Banyak keuntungan yang diperoleh apabila kita membuka usaha sendiri dirumah
, waktu yang kita miliki dapat lebih banyak digunakan untuk mencurahkan perhatian lebih banyak digunakan untuk mencurahkan perhatian lebih intens pada keluarga, tidak membutuhkan modal awal yang begitu besar, pengelolaan usahanya tidak rumit, dapat langsung diterapkan bagi pemula terutama yang baru pertama kali berkecimpung dalam bisnis ataupun perdagangan, dengan pertimbangan-pertimbangan dan keuntungan-keuntungan seperti itu maka membuka usaha toko kelontong bisa dipilih sebagai salah satu alternatif yang banyak diambil orang.

Salah satu kelebihannya adalah kita tidak dituntut untuk memiliki skill khusus dibanding-kan membuka usaha konveksi atau rental komputer misalnya. Toko kelontong
ini dapat dijalan-kan oleh siapa saja bahkan putra atau putri kecil kita pun dapat menggantikan tugas kita sementara, dengan catatan mereka sudah pandai berhitung.

Namun toko kelontong
jangan dibiarkan asal jalan. Karena toko kelontong pun mempunyai prospek cerah jika dikelola dengan baik. Perlu sedikit trik-trik dan manajemen ringan dalam pengelolaannya. Tujuannya agar usaha ini bisa berjalan dengan baik dan dapat berkembang. Siapa tahu kelak toko kelontong anda berkembang pesat, modalpun bertambah, sehingga pengelolaannya dengan metode yang lebih modern menjadi minimarket dan dapat membuka cabang di tempat lain.

Berikut ini ada hal-hal yang perlu kita perhatikan dalam pengelolaan toko kelontong:


Lay Out (Tata Letak) Toko


Lemari panjang atau etalase toko perlu diperhatikan tata letaknya. Layout yang baik akan memudahkan mobilitas pelayanan konsumen. Disamping itu konsumen akan merasa nyaman saat memilih dan membeli barang.
 Tata Letak Estalase Toko

Pada umumnya toko kelontong mempunyai satu atau dua sisi bagian toko yang terbuka dan menempatkan etalase pada batas bangunan toko dengan penempatan pembeli di luar bangunan toko. Jadi pembeli berada di teras atau di pinggir jalan. Jika hal itu dikarenakan keterbatasan lahan usaha yang sempit, misalkan tempat anda berbentuk terbuka memanjang dan ruang gerak anda pun sudah tidak nyaman lagi jika harus dipersempit, hal ini tidak mengapa.

Namun pastikan pembeli tidak kehujanan atau kepanasan saat membeli. Anda dapat memberikan kain peneduh di bagian muka toko anda. Selain melindungi konsumen dari terik matahari, kain peneduh bermanfaat untuk melindungi bahan makanan atau minuman tertentu yang tidak boleh terkena sinar matahari langsung, air mineral misalnya. Jika memungkinkan, geserlah sedikit etalase ke bagian dalam bangunan agar konsumen mendapatkan sedikit tempat bagian dalam toko.

Terkadang toko kelontong
membcrikan sedikit tempat bagian depan toko bagi konsumen, atau menempatkan konsumen di luar bangunan toko dan membiarkan ruang yang lapang bagi penjual (pemilik toko). Ubahlah bentuk layout semacam ini. Jika toko kelontong anda mempunyai satu muka yang terbuka, tempatkanlah etalase pada ketiga sisinya.

Antara etalase dan dinding, beri jarak yang sekiranya dapat anda lewati dan membungkuk dengan nyaman saat mengambil barang ditempat yang rendah, itu sudah cukup. Maksimalkan pemberian ruang kosong yang lapang pada bagian tengah toko untuk kenyamanan bergerak bagi konsumen, dan untuk menampung konsumen lebih banyak.

Jika tempat usaha memungkinkan, bagian tengah toko dapat ditaruh rak-rak dimana konsumen dapat memilih sendiri barang yang diinginkannya. Umumnya barang yang ditaruh di rak tersebut adalah jenis-jenis makanan atau minuman atau barang yang tergolong keperluan sehari-hari (daily needs) seperti sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi dan sejenisnya.

Atau dapat pula anda hanya menaruh etalase pada satu sisi, membagi ruang dengan menaruh beberapa rak terbuka, sehingga ruang toko terbagi-bagi seperti lorong. Jadi anda menerapkan sestem dimana konsumen dapat melayani diri mereka sendiri (swalayan). Pada sistem semacam ini biasanya konsumen lebih lama menghabiskan waktu di dalam toko karena mereka lebih mempunyai kesempatan melihat barang-barang apa saja yang tersedia dengan leluasa, memilih barang dan membandingkannya.

Istilahnya window snooping sekejap. Berbeda dengan toko dimana barang ditempatkan di dalam area pemilik dan pembeli berada di luar, biasanya mereka cepat langsung menanyakan barang yang mereka butuhkan.

Keuntungan penempatan rak terbuka ini adalah sebagai stimulator (pendorong) halus kepada konsumen untuk membeli barang-barang yang pada awalnya ia tidak berniat untuk membelinya atau pada saat itu sebenarnya ia belum membutuhkannya. Karena melihat barang-barang tersebut, diharapkan konsumen terpancing untuk membeli. Sedangkan barang-barang yang berharga jual lebih tinggi sebaiknya di tempatkan dalam etalase. Namun perlu melihat kondisi keamanan lingkungan usaha untuk mengurangi resiko pengutilan barang dagangan. Sekiranya anda nilai kurang aman atau kurang jujur, sebaiknya hindari penempatan rak terbuka semacam ini.

Pajang barang anda dalam etalase dengan tataan yang rapi dan teratur. Jangan sampai barak terlihat berantakan atau terlihat asal-asalan menumpuknya atau bahkan menumpuk di sudut toko. Lepas perekat kardus dan lipatlah kardus-kardus yang sudah tidak terpakai. Tumpukan kardus yang sudah banyak dapat anda jual pada penumpul kertas loak, ataupun disimpan rapi untuk berjaga-jaga jikalau suatu hari anda membutuhkannya.

Jika toko anda terletak di kawasan sekitar kampus yang banyak terdapat kos-kos mahasiswa atau mahasiswi, kardus tersebut dapat menjadi uang. Terkadang mahasiswa membeli kardus bekas untuk mengepak buku-buku atau barang mereka saat mengirim paket barang ataupun pindah kos.

Bagaimanapun juga, jika barang tertata rapi, anda akan dapat mudah dan cepat mencarinya. Kategorikan penempatan barang dengan pemisahan kelompok yang jelas. Anda juga dapat membagi sisi-sisi toko anda dalam beberapa kelompok. Misalkan untuk makanan dan minuman, tempatkan pada sisi kanan, untuk obat-obatan ringan atau peralatan tulis dan lainnya tempatkan disisi kiri, sedangkan untuk barang-barang daily needs (kebutuhan sehari-hari) tempatkan disisi antara keduanya.
Kiat sukses yang lain adalah:
1. Pilih lokasi yang strategis
2. Harga yang bersaing
3. Layani customer dengan ramah
4. Ucapkan terimakasih
5. Berikan senyuman

Demikian uraian tentang Kiat Sukses Membuka Toko Kelontong. Semoga menambah wawasan.