Sunday, August 26, 2018

Pengertian Proposal Usaha Modifikasi Makanan Khas Daerah

Proposal Usaha Modifikasi Makanan Khas Daerah


Pada bahasan kali ini anda akan belajar mengenai bagaimana mengembangkan usaha makanan khas daerah modifikasi mulai dari proposal usaha sederhana. Sebelum belajar lebih lanjut, ayo kamu cermati artikel berikut ini dengan saksamai

Berawal dari Iseng, Menang Lomba Proposal Bisnis Kuliner

Harri Julianta (19), seorang mahasiswa mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IB1) Darmajaya di Lampung, telah berhasil memenangkan lomba proposal bisnis kuliner dengan menciptakan usaha kuliner. Proposalnya menyingkirkan puluhan proposal lain di bidang kuliner bernama "Munchbucket". NMa tersebut berawal dari kejadiansaat melihat orang yang sedang makan disamping ember. Lalu, Harri mencoba menggabungkan dua kosakata makan/mengunyah dengan ember dalam bahasa Inggris. "Munch artinya mengunyah dan bucket artinya ember," kata dia melalui rilis yang diterima di Bandar Lampung, Selasa.

Usaha Harri merupakan inovasi baru hasil eksplorasi kuliner. Konsep bisnis berbentuk kafe mini dengan menjual cakwe yang menyajikan dua pilihan menu utama, yakni karnivora dan herbivora. "Karnivora adalah cakwe berisi daging, seperti ayam atau daging sapi. Sementara herbivora merupakan cakwe berisi sayur-sayuran. Olahan ini menggunakan bahan baku rahasia terdiri dari racikan tiga belas bahan. Apabila cakwe pada umumnya dikonsumsi dengan saus atau sambal cuka, Harri membuat variasi dengan menambahkan isi di dalam cakwe.

Menurut Kepala Lembaga Pengembangan Sumber Daya (LPSD) Darmajaya, sebagai juri, penulisan dan penyusunan proposal terbaik, serta ide paling kreatif menjadi penilaian utama untuk memenangkan lomba ini. Tidka hanya menu yang inovatif, namun dalam proposal tersebut juga dipaparkan konsep-konsep bisnis yang matang dan modern. Mulai dari namanya yang unik, konsep pemasaran, resiko dan pengembangan bisnis yang cukup menjanjikan. Poin-poin ini menjadi penilaian penting yang akhirnya mengantarkan Harri sebagai pemenang lomba proposal bisnis.

Berdasarkan artikel tersebut, ditunjukkan pentingnya proposal usaha guna membangun sebuah usaha, khususnya kuliner. Meski bukan khusus pada makanan khas daerah, namun modifikasi yang dilakukan oleh Harri telah membuahkan hasil. Proposal usaha menjadi bukti keseriusan dalam memulai usaha.

Proposal usaha artinya media untuk menjelaskan profil usaha yang akan dikembangkan oleh seorang wirausaha. Hal terpenting bagi wirausaha adalah menerangkan profil usaha atau bisnis yang akan di dikembangkan. Oleh karenanya, setiap aspek dalam proposal usaha harus dijelaskan dengan sebaik-baiknya. 

Pengertian dan Sistematika Proposal Usaha

Proposal usaha merupakan dokumen tertulis yang menggambarkan semua unsur, baik internal maupun eksternal mengenai usaha yang akan dikembangkan. Proposal usaha bertujuan untuk menjelaskan profil usaha yang akan dikembangkan pada orang-orang tertentu seperti investor, bank/yang meminjamkan modal, dan wirausaha lain.

Proposal harus dibuat dengan detil, singkat, dan menarik. Melalui proposal usaha seorang wirausaha dapat menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana/pinjaman modal.

Manfaat dari kegiatan perencanaan usaha adalah usaha memiliki arah atau tujuan yang jelas, proses usaha menjadi tertib dan teratur, meningkatkan efisiensi biaya, pekerjaan menjadi efektif, serta sebagai alat evaluasi atau pengawasan. 

Syarat-Syarat Proposal yang Baik

  1. Jelas (Clear); Proposal harus dapat memaparkan kegiatan usaha secara jelas, terutama mengenai: bidang usaha, status kepemilikan, surat izin badan usaha yang diperlukan, bentuk kerja sama yang ditawarkan, pemasaran produk, tenaga kerja, pesaing, dan bahan baku.
  2. Singkat (C'onsicc); Ditulis singkat tanpa nielupakan kaidah-kaidah penulisan dan mengurangi kejelasan dan kelengkapan proposal.
  3. Lengkap (Complette); Dibuat dengan informasi pendukung. Seperti pesaing dan peluang pasar.
  4. Benar (Correct); Proposal berisikan kebenaran untuk menghasilkan kepercayaan.
  5. Tidak kadaluwarsa (up to date); Keakuratan dan ketepatan data pendukung sangat diperlukan dalam penyusunan usaha.

Contoh Proposal Usaha

Berikut ini merupakan contoh proposal usaha pembuatan modifikasi makanan khas daerah. Untuk itu perhatikan dengan saksama supaya kamu dapat membuat proposal usaha kuliner dengan baik!


PROPOSAL USAHA WARUNG GUDEG " NIKI ECHO" 

Kata Pengantar

Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat serta karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan proposal usaha ini.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan proposal ini. Proposal ini dibuat sebagai persyaratan atau prosedur yang harus dilakukan oleh setiap pembisnis terutama pemula untuk mendirikan usaha. Hal ini dilakukan agar kami dapat mengetahui biaya-biaya apa saja yang perlu dikeluarkan saat mendirikan usaha, serta mengukur dan mengevaluasi kelemahan maupun kekuatan pesaing.

Dengan adanya tujuan dan manfaat yang begitu besar, maka proposal ini diajukan sebagai wujud bahwa kami ingin membuka suatu usaha. Harapan kami semoga proposal ini dapat diterima sehingga kami dapat menciptakan lowongan pekerjaan baru bagi para pengangguran.

Akhir kata, tak ada gading yang tak retak, untuk itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun sebagai perbaikan di masa yang akan datang. Serta kami juga berharap semoga proposal ini dapat bermanfaat.

Jakarta, 08 Agustus 2018



Penyusun



PENDAHULUAN

Latar Belakang

Pada saat ini, bisnis kuliner menjadi salah satu bentuk bisnis yang menjanjikan. Berbagai macam jenis makanan bermunculan dengan ragam kreatifitas yang menarik. Makanan khas tradisional jika dikreasi akan menjadi makanan yang memiliki cita rasa dan nilai jual tinggi. Salah satu makanan biasa yang sering kita temui adalah gudeg dengan modifikasinya. Namun, masyarakat mulai jenuh dengan bentuk dan rasa tahu yang biasa-biasa saja, tidak adanya modifikasi.

Untuk itu, kami mencoba mengkreasikan gudeg dengan mengolah menjadi sajian modifikasi nasi, olahan, dan penyajian yang yang sehat, bergizi, serta bentuk yang mampu mengundang selera. Kelebihan gudeg yang kami buat adalah modifkasinya yang terdiri dari sambel krecek, saus areh, daging, ceker, opor, dan sebagainya dengan tampilan yang menarik dengan bungkus kardus atau besek (dus dari anyaman bambu)

Tujuan

Tujuan dari Pendirian Warung Gudeg Niki Echo ini ingin melestarikan dan memperkaya makanan khas Indonesia terutama olahan Gudeg agar dapat dinikmati oleh semua konsumen dan agar makanan olahan Gudeg ini tidak hilang ditengah persaingan makanan bergaya barat. Selain itu juga, tujuan kami adalah ingin menjadi warung terbaik dari warung yang menyajikan olahan Gudeg yang tentunya baik dari segi pelayanan terhadap konsumen, dari segi penyajian dan juga cita rasa masakan itu sendiri.

Visi

Kami mempunyai visi yaitu ingin melestarikan dan memperkaya makanan khas Indonesia terutama olahan Gudeg agar dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan dan untuk melestarikan makanan tersebut agar tidak hilang ditelan modernisasi saat ini.

Misi

Adapun misi dari Warung Niki Echo ini antara lain:
  • Mengenal konsumen kami, dalam hal ini keinginan dan kepuasan dari konsumen menjadi prioritas utama yang harus diwujudkan oleh perusahaan.
  • Kami sepenuhnya memegang kendali agar menu yang kami sajikan untuk pelanggan memiliki rasa yang asli.
  • Kami mempunyai strategi untuk mendapatkan pelanggan dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan agar pelanggan tetap setia untuk datang ke Warung Gudeg Niki Echo.
  • Kami akan selalu melakukan berbagai perkembangan modifikasi namun tetap konsisten dengan melestarikan berbagai macam menu yang tidak ditemui di warung lain.

Bab II Manajemen Produksi

Jenis Produk yang dijual di restaurant kami adalah makanan tradisional yang dikhususkan olahan Gudeg sebagai menu utamanya yang dimodifikasi oleh menu-menu lain yang juga menggugah selera. Proses produksi makanan ini adalah dengan diolah kering, diolah basah, dan dibuat masakan berkuah yang didominasi masakan tradisional Indonesia. Target produksi yang ditetapkan adalah lebih dari 50 porsi dalam satu hari.

Struktur Kebutuhan Tenaga kerja
Jumlah Koki Masak =1 
Pembantu Koki = 1 
Jumlah Kasir =1 
Tenaga Teknis = 1 
Pramu saji = 1

Manajemen Pemasaran

Segmen Pasar
Pasar yang akan menjadi segmentasi Warung Gudeg Niki Echo adalah semua kalangan baik bawah, menengah, dan atas.

Target Produksi
Dalam hal ini, Warung Gudeg Niki Echo mempunyai rencana kapasitas yang didasarkan jumlah pengunjung yang datang berkunjung ke warung kami. Pada hari pertama pembukaan, menargetkan atau merencanakan jumlah pengunjung yang datang lebih dari 50 orang. Namun setelah hari pertama pembukaan, Warung Gudeg Niki Echo akan meningkatkan target tersebut menjadi minimal 70 - 80 porsi/ hari.
Manajemen Keuangan
Kebutuhan modal untuk memulai usaha ini Rp 805.000 dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan pengeluaran awal produksi. Berikut rincian kebutuhan awal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ini:

Prospek Pengembangan Usaha
Dengan keyakinan dan pertimbangan terhadap pangsa pasar, dan berdasarkan lokasi pemasaran yang telah kami targetkan, didukung dengan persaingan terhadap usaha sejenis yang menjamur, serta modifikasi penyajian yang kami tawarkan dengan harga terjangkau namun tetap menjamin mutu dan kualitas, peluang kemajuan usaha kami ini sangat besar dan memiliki prospek yang menjanjikan
Strategi Pengembangan Usaha

Strategi pengembangan Warung Gudeg Niki Echo, adalah :
  • Mengutamakan kwalitas rasa dan kebersihan produk. 
  • Menjamin produk 100% HALAL. Mengepak
  • produk dengan kemasan yang menarik.
  • Mengiklankan produk di media-media sosial seperti Blackberry Messenger, Twitter, Facebook, WhatsApp dan media sosial lainnya.
  • Membagi-bagikan brosur kecil tentang produk dan harga yang kami tawarkan. 
  • Menjajakan langsung produk kami ke tempat konsumen tersebut berada. 
  • Menyediakan sistem delivery order. 
  • Bersikap ramah dan berpakian rapi.
Target Penjualan
Penjualan dilakukan selama 3 (Bulan) periode penjualan, dengan target penjualan keseluruhan, sebagai berikut:
Penjualan:
- Gudeg 100 Porsi
- Modifikasi Makanan 50 Porsi
- Minuman 100 porsi

Kebutuhan dan Sumber Dana
Warung Gudeg Niki Echo merupakan suatu usaha yang berbentuk perorangan untuk itu seluruh modal dan keuntungan yang diperoleh akan .Kebutuhan modal keseluruhan dalam pelaksanaan usaha ini adalah sebesar Rp 805.000,00

Sumber Dana
Ziyad Ryoka Putra Zaky Rp 500.000
Indah Dewi Pratiwi Rp 305.000

Sisa kekurangan modal penjualan selanjutnya, akan diambil dari pendapatan pada penjualan sebelumnya.
Bab IV 
Pemasaran

Kelancaran usaha kami sangat bergantung pada kesuksesan kami dalam mendistribusikan produk kami hingga sampai kepada konsumen. Untuk itu Sasaran pemasaran, latar belakang konsumen dan lawan dagang menjadi perhatian utama kami, yaitu dalam uraian berikut.
Sasaran Pemasaran
Sasaran pemasaran kami lakukan ada pada beberapa lokasi, antara lain pinggir jalan dekat dengan Perumahan Sawahan Indah Bandung yang strategis dengan lalu lalang karyawan pabrik.
Profil Konsumen
Beberapa profil konsumen yang kami yakini akan membeli produk kami adalah sebagai berikut:
a. Karyawan pabrik c.     Warga sekitar perumahan
b. Ibu rumah tangga d.    Masyarakat pengguna jalan yang lewat.


Bab V 
Analisis Operasional
Strategi Produksi

Kami mengolah gudeg dengan modifkasi yang sebelumnya telah kami racik dengan bahan dan bumbu, pada panci yang telah kami sediakan di stan tempat penjualan kami, sehingga konsumen benar-benar mendapatkan gudeg yang masih hangat. Kami juga berkomitmen untuk tetap menjaga kebersihan dan memilih bahan dan bumbu yang berkualitas serta menjamin kehalalan produk kami.

Pola Pelayanan Usaha
Seluruh kegiatan sebelum pelaksanaan dan pada saat pelaksanaan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab yang sama, untuk menjamin kelancaran usaha kami.
Untuk itu, pola pelayanan juga kami lakukan secara bekerja sama dan melayani konsumen sebaik mungkin untuk mau membeli produk kami.

BAB VI 
Target Usaha


Bab VII 
PENUTUP
Demikianlah penyajian proposal usaha yang telah kami susun ini. Kami dari Warung Gudeg Niki Echo mohon maaf apabila terdapat kekurangan yang terdapat di dalam penyusunan proposal ini.
Semoga proposal ini dapat memberikan manfaat bagi semua pembaca dan penulis untuk menumbuhkan motivasi dalam membuka usaha.
Kritik dan saran sangat kami harapkan untuk perbaikan usaha di masa yang akan datang, terima kasih.

Selengkapnya → Pengertian Proposal Usaha Modifikasi Makanan Khas Daerah

Sunday, July 8, 2018

Tip Dalam Usaha Katering atau Warung Makan agar tidak merugi

USAHA KATERING

Menu makanan sehari-hari bisa dijadikan lahan bisnis yang menjanjikan. Pasarnya makin luas dan sangat variatif. Kiatnya? Anda suka memasak? Atau Anda bingung membuka usaha? Kenapa tidak melirik bisnis makanan? Memang, bisnis ini urusannya tidak lepas dari dapur yang selalu berantakan, berpeluh keringat di saat memasak dan kesibukan lainnya seperti mencuci peralatan masak, setelah itu mengantarkan makanan ke pemesan. Tapi, kalau bicara soal omset, jangan dianggap remeh. Jika ditekuni dan dijalankan dengan sungguh-sungguh, omsetnya bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

Menggeluti bisnis yang berhubungan dengan perut, boleh dibilang tidak akan pernah ada habisnya. Selama orang masih butuh makan, sayur dan lauk pauk setiap hari, maka selama itu pula bisnis katering akan tetap hidup. Hal itu pun dibenarkan oleh para pakar marketing. Karenanya peluang bisnis makanan menempati urutan pertama dari 10 peluang bisnis terprospektif. Cukup beralasan memang, selain karena bisnis ini berhubungan dengan perut, dilihat dari ragam makanannya pun cukup banyak. Ada masakan Jawa yang biasanya terwakili oleh masakan khas Yogyakarta, masakan Padang, Betawi, Sunda dan lain-lain.

Untuk.menjadi pengusaha katering tidak harus menjadi ahli masak dulu, tapi gang terpenting adalah kemampuan dan kemauan Anda dalam mengelola usaha ini.

Sebagai tahap awalnya mungkin Anda pun tidak perlu mengeluarkan modal yang besar karena Anda bisa memanfaatkan dapur dan peralatan masak yang sudah ada. Bahkan, dari urusan tenaga kerjanya pun Anda bekerja sama dengan anggota keluarga yang lain. Di sini selain bisa menyalurkan hobi, sekaligus Anda bisa mencari penghasilan tambahan keluarga, bukan? Boleh dikatakan bahwa usaha katering ini termasuk jenis usaha yang sangat berpotensial. Apalagi saat ini orang sudah sangat sadar akan kesehatan bukan hanya sekadar makan. Jadi ada banyak kelebihan yang bisa ditawarkan di sini, seperti katering khusus penderita diabetes, ibu hamil dan menyusui, menu diet, masakan yang bebas MSG atau berbahan sayuran organik, dan masih banyak lagi.

Tapi, jangan lupa sebelumnya Anda harus berkonsultasi atau bekerja sama dengan ahli gizi jika Anda tertarik dengan katering yang berhubungan dengan kesehatan tersebut.

Lokasi

Pemilihan lokasi di sini memang tidak harus yang strategis, karena pada umumnya usaha ini bisa Anda kerjakan di mana saja, misalnya dengan memanfaatkan ruangan dari bagian rumah pribadi Anda. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai mengganggu para tetangga dan lingkungan sekitar. Tapi untuk dapur, sebaiknya diusahakan paling tidak yang bisa dilewati mobil. Karena jika usaha berkembang, kendaraan inilah yang menjadi alternatif untuk memudahkan pengangkutan. Selain itu, usahakan agar lokasi dapur tetap terjaga kebersihannya sehingga masakan yang dihasilkannya pun dapat memenuhi standar kesehatan.

Pelanggan

Selanjutnya adalah bagaimana cara Anda untuk menarik para pelanggan. Apakah dengan mengirim contoh makanan ke gedung-gedung pernikahan. Biasanya jika cocok, mereka akan menjadi semacam agen sekaligus media promosi ketika akan ada yang menyewa gedung tersebut untuk pesta. Atau bisa juga dengan cara menawarkan masakan Anda ke lingkungan perkantoran atau pabrik. Pilihan menu yang variatif tentu akan membuat mereka mau merekomendasikan katering Anda ini kemana-mana. Karena bisnis katering berawal dari lidah turun ke hati. Jika perlu sebarkan katalog menu masakan dari rumah ke rumah hingga ke perkantoran dengan mencantumkan harga. Manfaatkan selalu peristivva yang ada untuk terus melakukan promosi, seperti arisan, pengajian bahkan pada saat puasa sekalipun.

Sedangkan untuk urusan produk, Anda harus mensurvey para kompetitor tersebut. Misainya saja, dalam menentukan apa saja menu terpopuler untuk katering di Jakarta. Nah, khusus, untuk menu terpopuler tersebut, Anda wajib menguasainya. Setelah itu kembangkan inovasi Anda dalam mengolah menu-menu tadi. Misalnya dengan membuat ayam goreng Anda terasa beda dari yang lain. Di sinilah kreasi Anda diuji.

Tenaga Kerja

Sudah bukan menjadi rahasia umum bahwa usaha katering bekerja berdasarkan pesanan. Jadi, kegiatan produksi dimulai jika pesanan telah diterima, agar menghemat biaya yang tidak perlu. Jika pesanan dalam jumlah kecil dapat memanfaatkan rumah tinggal. Mungkin anggota keluarga dapat diajak bekerja sama untuk membantu kegiatan katering, sehingga keuntungan yang didapat bisa berlipat karena tenaga kerja tidak dibayar. Tapi jika pesanan mulai banyak, sudah saatnya menggunakan tempat yang lebih luas dan modal kerja yang lebih banyak.

Modal Kerja

Sebenarnya untuk urusan permodalan dalam usaha ini tidak terlalu berat. Cukup dengan hobi yang Anda miliki, yang dalam hal ini adalah "Memasak". Inilah yang kemudian dijadikan sebagai modal utama. Selanjutnya Anda hanya perlu untuk belanja bahan pokok dan membeli perlengkapan dapur (sesuai kebutuhan) yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 3 juta. Di sini bukan berarti Anda harus memilikinya sendiri sarana dan prasarananya, tapi semua itu bisa diperoleh dari meminjam atau menyewa.

Jika Anda mampu membangun hubungan antar relasi, kebutuhan modal kerja bisa jadi tidak terlalu menyerap dana secara keseluruhan. Kebutuhan pembelian bahan pokok misalnya, jika sudah mempunyai langganan dan pemasok tetap, bisa diharapkan dapat dirundingkan cara-cara pembayaran secara mundur. Untuk menanggulangi pembelian tunai, bisa diharapkan dana dari uang muka pemesanan. Kekurangan peralatan bisa disewa dengan pembayaran di belakang, hanya cukup menyelesaikan uang mukanya saja. Untuk seterusnya, kekurangan dana yang tidak mungkin bisa diundurkan, bagaimanapun juga harus tetap disediakan. Untuk mengetahui kebutuhan dan kekurangan dana secara tepat, maka harus disusun aliran dana (cash flow) yang rapi dan rasional, bertolak pada harga pasar. Kekurangan dana yang perlu disediakan itu, selain harus diusahakan dari modal sendiri, mungkin perlu menjual harta kekayaan lainnya atau mencari pinjaman ke bank. Tapi untuk melakukan langkah-langkah yang berisiko tinggi, sebaiknya Anda harus berhati-hati dalam membelanjakan keuangan.

Hal penting lainnya yang perlu Anda riset adalah faktor harga kompetitor dan membandingkannya dengan strategi harga Anda. Tidak jarang harga kita terlalu mahal karena sistem produksi yang salah dan tidak efektif. Untuk itu, Anda perlu misalnya mencari suplier yang mampu mensuplai bahan baku dengan harga yang benar-benar murah. Atau Anda menggunakan kompor yang boros. Bahkan bisa saja komponen menu Anda yang salah. Di sini Anda perlu melakukan percobaan berkali-kali sampai menemukan formula yang pas agar benar-benar bisa bersaing. Tapi ada baiknya juga jika Anda melakukan riset kecil-kecilan untuk menentukan konsep pemasaran sehingga Anda pun siap bersaing dengan para kompetitor.

Ada Baiknya juga jika Anda melakukan kecil-kecilan untuk, menentukan konsep pemasaran sehingga Anda pun siap Bersaing dengan para kompetitor.

Faktor Risiko

Biasanya makanan itu dikemas dalam boks yang isinya terdiri dari nasi, ikan atau daging, sayur, lauk-pauk yang cukup sebagai menu utama ditambah dengan makanan penutup berupa buah-buahan atau puding. Harga ciap boks cukup beragam, yaitu mulai dari Rp 12.500 s/d Rp 20.000 tergantung variasi menu yang ditawarkan atau yang dipilih pelanggan. Tapi, tidak menutup kemungkinan calon pelanggan akan diajak berdiskusi tentang menu dan jumlah tamu yang diundang. Khusus untuk acara-acara di gedung biasanya pelanggan akan memesan rata-rata antara 750 - 1000 porsi. Sehingga untuk acara tersebut setiap pelanggan minimal harus menyiapkan uangnya antara Rp. 15 juta s/d Rp. 20 juta. Dari sini Anda bisa memperoleh keuntungan minimum 25% dari harga pesanan.

Ada pun risiko yang dihadapi dalam berbisnis katering ini adalah misalnya stok makanan yang disajikan telah habis sebelum waktu pesta berakhir. Hal ini bisa berdampak negatif yang dapat menjatuhkan kredibilitas para pelaku jasa katering. Biasanya masalah ini timbul karena jumlah porsi makanan yang dipesan tidak sesuai dengan jumlah undangan. Maka, untuk menghindari hal seperti itu sebaiknya diperlukan keterbukaan dari konsumen, sehingga kejadian yang merugikan antar kedua belah pihak bisa diatasi.

Risiko lainnya adalah masalah ketepatan waktu. Dalam hal ini Anda harus dapat mengatur waktu sejak awal, seperti kapan saat belanja bahan pokok, menimbang dan meracik bahan, menyimpannya sebelum diolah bahkan sampai pada saat mengolah dan mengantarnya. Dan jika ternyata faktor keterlambatan tersebut karena kemacetan lalu lintas, maka yang sebaiknya dilakukan adalah dengan mencari informasi kira-kira daerah mana saja yang sering mengalami kemacetan tersebut. Sehingga Anda pun bisa memperkirakan waktu pengirimannya dan pesanan bisa diterima pelanggan tepat waktu atau sesuai dengan perjanjian. Ingat! Kepuasan hati pelanggan adalah nomor satu.

Tips bagi pelaku usaha katering
  • Jangan sayang bumbu untuk menjamin makanan tetap enak
  • Menjaga ketepatan waktu pengantaran
  • Menjaga makanan agar tetap segar dan tidak kadaluwarsa 
  • Jumlah pesanan harus sesuai kalau bisa dilebihkan 
  • Buatlah sample setiap kali pengiriman
  • Rajin mengikuti kursus memasak, guna meningkatkan pengetahuan 
  • Harga jangan terlalu mahal
  • Pintar mengatur belanja bahan baku untuk menekan biaya 
  • Memiliki spesialisasi menu dan segmen pasar menekan biaya
  • Jujur
Selengkapnya → Tip Dalam Usaha Katering atau Warung Makan agar tidak merugi

Peluang Usaha Warung Makan, Hal-hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membuka Warung Makan

USAHA WARUNG MAKAN

Mungkin benar kata orang, bisnis makanan tak pernah mengenal krisis. Karena setiap orang meskipun pengangguran tetap membutuhkan makan. Jadi, tidak heran jika di masa krisis yang makin menghimpit ini, para penjual warung makan pinggir jalan masih mampu bertahan, sebagian malah bertambah penghasilannya.

Apa pun bentuk bisnis makanan itu, tetap saja merupakan salah satu jenis peluang usaha yang cukup menjanjikan. Bagaimana pun kondisinya, semua orang butuh hidup. Untuk hidup mereka perlu makan dan minum. Bisa dikatakan jika usaha warung makan termasuk salah satu peluang usaha dengan pasar yang tidak terbatas. Konsumennya bisa mulai dari mahasiswa, pekerja dan lainnya. Warung makan juga tidak hanya terbatas di sekitar kampus, tapi bisa juga di dekat kawasan perkantoran atau industri di kota Anda. Sehingga sampai kapan pun setiap orang akan terus mencari dan mendatanginya. Apalagi jika warung makan yang akan Anda kelola nantinya sesuai dengan starndar yang ada, mulai dari kebersihan, menu makanan, kenyamanan hingga harga yang relatif terjangkau pada semua kalangan.

Alasan lain kenapa seseorang lebih tertarik membuka usaha warung makan adalah karena warung makan memiliki cash flow harian, sehingga modal yang diputar tidaklah terlalu besar, tapi berpeluang menghasilkan keuntungan sebesar 90 % hingga 100 % per porsinya. Asal dikelola dengan baik, usaha yang tadinya hanya sekadar mencari penghasilan tambahan ini, justru suatu hari nanti malah bisa menjadi usaha utama Anda.

Idealnya warung makan yang akan Anda kelola nantinya akan dijalankan oleh orang lain yang bisa Anda percaya. Hal ini bisa lebih memudahkan Anda karena Anda tidak perlu terjun langsung dalam urusan operasionalnya. Selain itu, Anda pun tidak harus ahli dalam hal masak-memasak. Untuk itu, carilah karyawan yang benar-benar terampil di bidangnya.

Jika Anda tertarik untuk memulai usaha warung makan ini, ada beberapa hal berikut perlu dipersiapkan.

Lokasi

Pertimbangan lokasi juga berpengaruh pada prospek usaha ini. Warung makan yang memiliki lokasi strategis di pinggir jalan yang ramai tentu akan berbeda jika berada di lokasi yang tidak tepat, walaupun keduanya adalah bisnis warung. Tapi jika di sekitar rumah tinggal Anda terdapat rumah kos, perkantoran atau kampus, ini malah bisa menjadi ladang emas Anda. Anda bisa memanfaatkan teras atau garasi rumah sebagai usaha warung makan. Selain bisa menghemat biaya sewa, Anda pun akan lebih mudah mengontrolnya. Hanya saja, Anda harus memikirkan para tetangga, apakah mereka terganggu dengan usaha Anda tersebut? Ada baiknya jika Anda membicarakan rencana usaha Anda kepada pengurus RT atau pihak-pihak yang berwenang.

Kalaupun nantinya Anda ingin menyewa tempat, yang perlu juga diperhatikan adalah apakah ingin mengontrak rumah atau hanya kios? Ini penting untuk memperhitungkan di mana karyawan akan menginap jika didatangkan dari luar kota atau di mana akan memasak? Apakah masak di rumah dan dibawa ke kios atau tempat itu pula sebagai dapur dan warung? Fasilitas yang sudah ada juga perlu dipertimbangkan, apakah ada sumber air, kamar mandi, tempat cuci piring, tempat masak, dan lainnya?

Pelanggan

Terlebih dulu warung makan Anda harus memiliki reputasi, artinya dikenal orang dan punya sesuatu yang membuat orang tersebut senang mampir di warung Anda. Dalam hal ini biasanya yang mereka cari adalah kenyamanan dan dekorasi warung. Tentukan terlebih dulu, apakah akan di desain konvensional dengan etalase dan meja memanjang yang berhadapan atau lesehan? Sesuaikan dengan kondisi lingkungan. Pemilihan yang tepat akan menambah kenyamanan konsumen. Intinya Anda harus membangun reputasi untuk lebih menjual usaha warung tersebut.

Sarana promosi di sini wajib hukumnya. Jangan bosan-bosan untuk menyebar brosur atau katalog menu masakan, memasang spanduk di tempat-tempat yang strategis, sampai bagi-bagi voucher gratis di bulan-bulan tertentu.

Urusan menu juga perlu diperhatihan. Semakin beragam jenis menu yang Anda tawarkan, maka semakin orang berminat untuk datang ke warung Anda. Dengan menyediakan menu beragam, setiap orang bisa berganti menu dan setiap hari bisa menjadi pelanggan. Kalau misalnya setiap jam makan Anda memiliki pelanggan setia 20 orang saja, tentunya 60 menu bisa terserap setiap hari.

Selain menu utama, menu tambahan juga bisa menjadi salah satu daya tarik tersendiri dan juga menambah keuntungan. Menu tambahan ini bisa berupa variasi minuman seperti soft drink, juice dan lain-lain.

Bagi pelanggan warung yang sebagian besar mahasiswa, harga adalah nomer satu dengan mempertimbangkan rasa. Sedangkan untuk pelanggan kantoran, bisa jadi rasa adalah nomer satu dengan mempertimbangkan harga. Jadi sebaiknya antara harga dan rasa ini harus seimbang. Jika memungkinkan, usahakan warung Anda melayani tidak hanya rasa yang enak tapi juga harga yang terjangkau oleh semua kalangan. Hal inilah yang merupakan kunci sukses usaha warung makan.

Perlu juga diperhatikan, menyediakan menu murah meriah dan lezat, akan sangat nikmat bila makan di tempat yang bersih dan rapi. Jadi, jagalah selalu kebersihan, mulai dari makanan, tempat sampai peralatan makan. Pelayanan yang ramah juga akan membuat pelanggan tidak kapok untuk kembali lagi. Untuk itu, penting sekali memperkerjakan karyawan bagian depan yang murah senyum dan berpenampilan rapi.

'Dengan menyediakan menu Beragam, setiap orang Bisa Berganti menu dan setiap Bari Bisa menjadi pelanggan.

Tenaga Kerja

Tenaga kerja yang memegang peran utama di sini adalah "Koki atau tukang masak". Ciri khas rasa pada warung makan Anda nantinya ada di tangan koki tersebut. Jadi, carilah koki yang memiliki cita rasa tinggi. Sesuaikan dengan menu yang akan Anda jual. Jangan lupa sebelumnya untuk menegosiasikan gaji yang diinginkan. Dan untuk membuat mereka betah, ada baiknya memberikan insentif jika penjualan mencapai target.

Jumlah karyawan di sini tidak harus langsung banyak, bisa bertahap sesuai dengan perkembangan warung Anda, misalnya 2-3 orang sudah cukup, nanti jika sudah ramai dikunjungi orang dan Anda mulai kewalahan melayani pelanggan, barulah Anda menambah karyawan lagi. Yang penting karyawan hendaknya orang yang dapat dipercaya, apalagi dengan bisnis makanan.

Membuka usaha warung memang repot. Pagi-pagi harus sudah belanja dan masak. Bahkan bisa jadi siang hari akan menambah masakan atau menghangatkan masakan. Tentunya hal ini akan membuat para karyawan Anda merasakan kelelahan. Apabila kondisi ini terjadi, perlu Anda pikirkan untuk penjadwalan kerja karyawan. Jadwal warung pun harus dijelaskan kepada konsumen. Jangan terkesan kadang buka kadang tutup, tapi sebaiknya pilihlah jadwal tutup yang konsisten.


Modal Usaha

Mencari supplier murah tentu menjadi penting. Dengan supply barang murah, Anda akan mampu menekan harga jual atau mendapatkan keuntungan lebih. Jangan pernah membeli barang murah dengan kualitas jelek. Pilihlah kualitas bagus dengan harga lebih murah. Pencarian bisa dilakukan di pasar, di toko grosir terdekat atau pedagang keliling. Keuntungan pedagang keliling adalah barang di antar ke rumah dan bisa mendapatkan pembayaran tunda. 
Selengkapnya → Peluang Usaha Warung Makan, Hal-hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membuka Warung Makan

Friday, July 6, 2018

Melirik Peluang Untuk Mendapatkan Penghasilan Sampingan diluar Kerja Tetap, Buka Usaha Sendiri

PENDAPATAN TAMBAHAN DENGAN USAHA SAMPINGAN


Bekerja nine to five sudah tidak asing lagi karena merupakan suatu kebiasaan tersendiri serta rutinitas bagi masyarakat urban seperti di kota besar. Bangun pagi, terjebak macet, berusaha tiba sampai tujuan (kantor) tepat waktu, dan pulang sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Belum lagi, mungkin Anda tidak puas dengan penghasilan yang Anda dapatkan. Atau mungkin saja Anda masih punya banyak waktu luang setelah pekerjaan utama? Bila Anda merasakan hal itu, kenapa anda tidak mencoba memikirkan untuk membuka usaha sendiri dengan tidak mengganggu pekerjaan utama?

Memang ada beberapa cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan, seperti misalnya bekerja pada orang lain, bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian, membuka usaha sampingan, atau melakukan investasi. Dari semua itu, membuka usaha sampinganlah yang merupakan salah satu cara terbaik dalam rangka mendapatkan penghasilan tambahan. Apa pun jenis usaha sampingan tersebut, yang pastinya akan memberi banyak manfaat. Sebab dengan Anda memiliki usaha sampingan, banyak hal-hal yang Anda dapatkan, paling tidak Anda bisa menjadi bos untuk diri sendiri.

Coba anda bayangkan seandainya usaha ini makin lama makin berkembang, Anda bisa pastikan untuk memilih berkonsentrasi di usaha Anda sendiri atau bisa juga menyerahkan pengelolaannya pada orang lain yang Anda anggap mampu. Sehingga Anda memiliki banyak waktu luang untuk diri Anda sendiri, sementara pendapatan terus mengalir ke rekening. Jadi, usaha sendiri bisa memberikan Anda kebebasan waktu dan uang. Nah, enak bukan? Coba Anda bandingkan jika Anda bekerja pada orang lain jelas Anda harus mengikuti jam kerja yang disyaratkan. Sedangkan bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian, biasanya Anda bisa menentukan waktu kerja Anda sendiri, tapi tetap saja Anda akan sibuk.

Bila usaha sampingan tersebut Anda jalankan dengan sungguh-sungguh, tentu bisa jadi memberikan pendapatan yang sama bahkan bisa lebih besar dibandingkan dengan Anda bekerja dan mendapatkan gaji. Pada prinsipnya di sini adalah apa pun usahanya, kalau Anda jalankan dengan sungguh-sungguh, hasilnya pasti bisa besar.

"Dengan Anda punya usaha sampingan, Banyak hal-hal yang Anda dapatkan, paling tidak Anda Bisa menjadi bos untuk diri sendiri dengan Anda punya usaha sampingan, banyak hal-hal yang Anda dapatkan, paling tidak Anda Bisa menjadi Bos untuk diri sendiri".

Mungkin pada awalnya tidak akan selalu berjalan lancar, maklum namanya juga usaha. Penghasilannya juga mungkin belum seberapa. Tapi itu wajar karena mungkin usaha Anda tersebut belum dikenal banyak orang. Namanya juga masih baru. Pelan tapi pasti, seiring dengan makin dikenalnya usaha Anda, sudah tentu usaha tersebut akan mulai tumbuh dan berkembang, sehingga hasil yang Anda dapatkan makin besar pula.

Yang terpenting, orang harus mengenal terlebih dulu usaha Anda, apa pun usaha itu. Apakah itu usaha katering, apakah itu usaha jahitan. Di sini tahap pengenalannya pun bisa memakan waktu satu tahun, dua tahun, atau bahkan hanya beberapa bulan saja, tergantung bagaimana Anda mempromosikannya. Setelah usaha Anda kenal konsumen, barulah kemudian Anda mempertahankan kualitas produk. Jika konsumen tidak suka sekali, maka mereka akan kapok membeli produk Anda, apa pun jenisnya. Karena itu, Anda juga harus tetap menjaga kualitas produk agar sesuai keinginan konsumen.

Jadi, jika sebelumnya Anda berpikir bahwa merintis usaha sendiri sama mudahnya dengan membalikkan telapak tangan, Anda salah besar. Karena pada awalnya, justru Anda harus terlibat penuh dalam usaha tersebut, seperti merancang sistemnya, mengatur siapa saja orang-orang yang akan membantu, bagaimana usaha itu bisa berjalan, bagaimana memasarkan, dan lain sebagainya.
Setiap usaha rumah tangga memiliki banyak keuntungan daripada usaha lain yang mengharuskan Anda menyewa tempat usaha. Bahkan memulai usaha rumah tangga ini tidak membutuhkan banyak pengeluaran tambahan, karena Anda dapat memangkas biaya sewa tempat. Hal ini berarti bahwa lebih banyak uang dari hasil pendapatan masuk ke kantong Anda.

Selain itu, dengan membuka usaha sampingan ini Anda tidak harus meninggalkan pekerjaan tetap. Anda dapat melanjutkan usaha sampingan, tanpa harus mengganggu pekerjaan sekarang. Hitung-hitung, Anda nantinya akan punya pendapatan yang doubel, kan? Awal-awalnya, bisa saja pendapatan dari usaha Anda masih kecil jika dibandingkan dengan gaji dari pekerjaan Anda. Tapi lama kelamaan, seiring dengan makin dikenalnya usaha Anda, usaha Anda akan makin maju, dan penghasilan dari usaha Anda siapa tahu akan meningkat serta bisa menyamai bahkan melebihi gaji Anda sekarang?

Kemudian, siapa tahu juga pendapatan usaha Anda bisa meningkat lagi dan melebihi gaji Anda? Buat Anda yang menjadi ibu rumah tangga dan hanya suami yang bekerja, mungkin bisa lebih enak lagi. Anda merintis usaha Anda, sementara suami Anda tetap mendapatkan gaji dari pekerjaannya. Masing-masing dari Anda Suami Istri sekarang mendapatkan penghasilan tambahan bagi keluarga. Bukan begitu?

Hanya saja, untuk merintis usaha sampingan ini, Anda harus siap meluangkan waktu yang ada. Bagi Anda yang menjalankan tugas sebagai ibu rumah tangga, Anda harus siap menyisihkan waktu sekitar kurang lebih 4 jam setiap harinya untuk mengurus usaha baru Anda tersebut. 

Sedangkan bagi Anda yang juga bekerja di kantor, mungkin bisa menjalankan usaha sampingan tersebut pada malam hari atau pada saat hari libur kantor. Jadi jangan kaget jika nanti Anda mungkin lebih capek dari biasanya. Anggap saja ini sebagai bagian dari konsekuensi Anda. Bagaimana mungkin menjalankan dua pekerjaan sekaligus tanpa rasa capek? Kita kan juga manusia. Ingat pepatah, berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Jadi bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian, betul kan?

Alangkah baiknya jika suami atau istri Anda ikut membantu. Dukungan dari mereka ini sangat penting artinya. Banyak pula kasus usaha rumahan yang gagal karena tidak adanya dukungan dari suami atau pun istri. Bukankah lebih mengasyikkan jika suami-istri bekerja sama membangun usaha keluarga? Kalau perlu libatkan pula anak Anda, tentu saja jika umurnya sudah mencukupi.

Banyak pula orang yang kurang percaya diri untuk memulai usaha ini karena merasa tidak mengenyam sekolah tinggi. Pandangan seperti ini tidaklah benar. Bahkan mungkin Anda pun pernah mendengar dan melihat sendiri bahwa ada orang yang berhasil membangun usahanya dari nol, meski tidak memiliki ijazah perguruan tinggi. Karena di sini resepnya adalah ketekunan dan motivasi untuk bisa berhasil. Belajar tidak harus ditempuh melalui sekolah, kan? Anda bisa belajar dari buku, pengalaman sendiri atau pun orang lain. Jadi tunggu apalagi? Mulailah dengan niat dan tekad yang kuat untuk membuka usaha sampingan yang sekiranya cocok dengan keahlian Anda.

Jika punya hobi, misalnya melukis, bisa jadi pelukis, dan lukisan itu bisa dijual di galeri. Bagi yang hobi senam aerobik atau body language, bisa membuka studio senam. Atau jika Anda senang memasak, tak ada salahnya mencoba mengkomersialkan masakan Anda di sekitar lingkungan tempat tinggal. Begitu pula jika Anda suka menjahit, cobalah terlebih dahulu mendesain baju sendiri atau baju si kecil. Nah, pada waktu Anda mengenakan baju tersebut di arisan RT, siapa tahu ada yang naksir dan Anda pun bisa menerima order jahitan.

Jadi sebenarnya apa pun hobi Anda, jika memang itu berpotensi kenapa tidak dikembangkan? Biasanya dari iseng-iseng itulah akhirnya justru menjadi usaha utama yang mampu menghidupi banyak orang sekaligus dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga. Bahkan jika memungkinkan Anda pun harus rela meninggalkan karir di kantor ketika pada suatu hari nanti usaha sampingan tersebut semakin berkembang sehingga membutuhkan penanganan yang lebih serius. Kalau sudah begitu, tentu saja Anda akan merasakan lebih nikmat menjadi raja kecil ketimbang menjadi buruh di perusahaan besar. Hanya saja, agar usaha yang akan dijalankan tidak sia-sia, ada baiknya pastikan dulu pasarnya. Dengan begitu, Anda tidak hanya jeli mencari peluang usaha, tapi juga mampu menciptakan pasar.

"Biasanya dari iseng-iseng itulah akhirnya Justru menjadi usaha utama yang mampu menghidupi banyak orang sekaligus dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga".

Selain berangkat dari hobi, keterampilan tertentu juga bisa dijadikan peluang usaha. Terampil di bidang elektronika misalnya, bisa membuka usaha reparasi dan maintenance alat-alat elektronik. Ahli di bidang komputer bisa membuka usaha software dan hardware. Terampil di mesin, bisa memulai usaha dari servis motor atau mobil.

Bahkan jika perlu, tingkat pendidikan Anda pun juga bisa menjadi peluang usaha dengan pengembangan profesi. Misalnya, sarjana matematika membuka kursus matematika. Sarjana Sastra Inggris memulai usaha dengan membuka kursus bahasa Inggris. Kalau saja Anda lebih jeli, sebenarnya peluang usaha itu bisa didapat darimana pun. Entah itu berawal dari hobi, keahlian atau keterampilan khusus yang bisa Anda jual. Masalahnya di sini adalah apakah Anda berani menjadikan keahlian atau keterampilan yang Anda miliki itu untuk bisa dijual kepada khalayak?

Dan yang juga perlu diingat adalah ternyata modal bukanlah segala-galanya, karena kesuksesan sebuah usaha bukan ditentukan oleh besar kecilnya modal yang dikeluarkan. Tapi, modal yang lebih penting dari semuanya yaitu semangat untuk mencari penghasilan tambahan di sekitar Anda.

Sekarang, apa Sih yang harus Anda perhatikan bila ingin membuka usaha sampingan?


Tentukan lebih dulu, bidang usaha macam apa yang ingin Anda jalankan. Apakah kita akan menjalankan usaha yang masih jarang atau belum banyak dilakukan orang lain, atau usaha yang telah banyak dilakukan orang lain. Kedua macam jenis usaha ini tentu akan berbeda strateginya. Jika Anda berniat membuka usaha yang masih jarang dilakukan, Anda akan menghadapi keragu-raguan orang lain. Tapi itu bukan berarti Anda tidak akan sukses. Tidak ada salahnya jika Anda mencoba mengembangkan kreativitas yang tidak lazim dan unik, agar bisa dijadikan peluang usaha. Sebaliknya, jika Anda akan memulai jenis usaha yang telah banyak dilakukan juga dapat menimbulkan keragu-raguan mengingat banyaknya pesaing. Misalnya, dengan banyaknya ibu-ibu rumah tangga yang ragu membuka usaha pesanan kue, karena di sekitarnya sudah banyak yang melakukannya.

Strategi yang harus dijalankan di sini adalah memikirkan apa yang dapat menjadi kelebihan atau ciri khas produk Anda, misalnya brownis kukus atau serabi. Ingat, pelanggan cenderung bertambah percaya jika usaha tersebut disertai dengan pelayanan yang baik. Dengan begitu, peluang untuk berhasil akan lebih terbuka meskipun banyak pesaing dari usaha sejenis. Dalam menjalankan pemasaran, cara praktis adalah mencari pesaing yang banyak. Persaingan akan membuat Anda banyak belajar dengan usaha sejenis. 

Selain itu, akan membuat usaha lebih efisien. Boleh dikatakan bahwa persaingan di sini adalah seperti olah raga bisnis.

Adanya persaingan tidak berarti Anda harus memutuskan hubungan baik dengan para pesaing. Justru persaingan adalah suatu fenomena yang sehat, karena akan memacu pengusaha untuk berbuat yang lebih baik dalam melayani pelanggan dan mengelola usahanya. Evaluasi persaingan adalah suatu keharusan dalam proses perencanaan.


Dalam beberapa jenis usaha, faktor lokasi yang strategis cukup menentukan keberhasilan. Prinsipnya, di mana banyak kemungkinan adanya calon pelanggan, di situ pulalah Anda bisa membuka usaha. Misalnya, jika rumah Anda berada di sekitar kompleks perumahan, mungkin Anda bisa membuka toko kelontong yang menjual kebutuhan sehari-hari seperti beras, gula, minyak dan lain sebagainya. Atau jika memungkinkan Anda pun bisa menyewa kios di pinggir jalan atau di pertokoan untuk menjual pernak-pernik souvenir, seperti gelas-gelas lucu atau jam dinding.

Tapi bisa jadi faktor lokasi di sini mungkin tidak jadi masalah jika hasil usaha Anda dapat disuplay ke perusahaan atau pabrik yang lain. Misalnya bagi Anda yang membuat industri rumah tangga untuk pembuatan busana muslim yang kemudian dijual ke suatu toko yang bersangkutan.

Sebetulnya, di mana pun lokasi usaha Anda, jika Anda sudah menetapkan produk yang akan dijual maka Anda harus bisa menentukan tiga hal utama pemasaran lainnya, yaitu harga, lokasi, dan promosi. Produk bermutu tanpa disertai promosi dan harga yang pas akan menyulitkan perkembangan usaha Anda. Pernah juga kita dibuat penasaran ketika menjumpai ada warung makan yang lokasinya jauh dari keramaian tapi kenapa tetap saja laris? Bukankah dalam hal seperti itu terbukti faktor lokasi tidak berperan penting? Setelah dilakukan survey di lapangan diketahui bahwa ternyata warung tersebut memiliki keunggulan lain, salah satunya adalah promosi dari mulut ke mulut berjalan sangat efektif.


Produk. Bermutu tanpa disertai promosi dan harga yang pas akan menyulitkan perkembangan usaha Anda.



Bagaimana Anda mendapatkan pembeli barang dagangan Anda? Atau bila itu usaha jasa, bagaimana cara Anda akan mendapatkan klien? Apakah Anda akan memulainya dengan mempromosikannya dari mulut ke mulut? Ataukah Anda akan membuat brosur dan menyebarkannya dari rumah ke rumah?

Dari semua kegiatan promosi yang ada, terkadang promosi dari mulut ke mulut adalah yang bisa dikatakan paling efektif, efisien, dan tanpa biaya. Efek dari promosi ini masih jauh lebih ampuh, karena biasanya ditambahi bumbu sana-sini. Tentu saja informasi usaha Anda akan terus berkembang pesat. Tapi yang perlu diingat adalah jangan sampai informasi tersebut berubah menjadi info yang negatif. Dan yang terpenting Anda sudah harus tahu terlebih dahulu tentang bagaimana cara Anda dalam mendapatkan pembeli atau klien dari usaha Anda. Rumusan yang paling sederhana adalah: "Bila tak ada pembeli, tak akan ada penjualan. Bila tak ada penjualan, artinya usaha Anda tidak cukup berhasil".

Di sini promosi merupakan sarana untuk memperkenalkan produk usaha kepada calon pelanggan. Banyak cara yang dapat dilakukan, yang penting dapat mengena sasaran calon pelanggan. Tinggal Anda memilih cara mana yang lebih efektif menurut Anda. Jangan lupa untuk menyiapkan kartu nama atau label pada produk agar mudah dihubungi orang. Setelah Anda berhasil menggaet pembeli, jadilah pembeli itu menjadi pelanggan setia Anda. Jangan kecewakan mereka yang sudah pernah membeli produk atau jasa Anda. Tanyakan respon mereka tentang produk Anda. Dengan mendengar keluhan atau masukan dari mereka, Anda pun mendapat kesempatan untuk melakukan perbaikan. Banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat pembeli menjadi pelanggan tetap, seperti.
  • Membuat promosi bonus, misalnya beli 3 gratis 1.
  • Membuat paket keanggotaan dengan diskon khusus.
  • Membuat garansi dengan model yang jelas dan mudah dipahami konsumen, misalnya jika usaha Anda bergerak dalam bidang reparasi barang, Anda bisa memberikan masa garansi 3 bulan.

Rumusan yang paling sederhana adalah: "'Bila tak ada pembeli, tak akan ada penjualan. 'Bila tak.ada penjualan, artinya usaha Anda tidak cukup berhasil'.


Gaya Berwira Usaha

Gaya berwira usaha yang tepat adalah "jujur kepada semua pihak yang berurusan dengan bisnis yang kita jalani" dan "meraih keuntungan melalui kepuasan konsumen". Bisnis yang menghalalkan segala cara untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya hanya akan membuat perusahaan tersebut ditinggalkan konsumennya. Selain itu, perlakukanlah karyawan dengan baik, tapi apabila ternyata ada karyawan yang bertindak tidak jujur, maka Anda pun harus bertindak tegas.

Tenaga Kerja

Pada awal masa usaha sebaiknya jangan merekrut banyak tenaga kerja untuk menghindari biaya penggajiannya. Manfaatkan tenaga yang ada, mulai dari pasangan, anak, kerabat, sampai pembantu, supir dan tukang kebun. Kalau perlu cukup dengan 1-2 orang anggota keluarga. Perekrutan anggota keluarga ini juga dimaksudkan agar mereka dapat mempunyai rasa memiliki dan mendukung usaha tersebut. Tapi jika usaha telah berkembang, sebaiknya jangan segan-segan untuk merekrut tenaga kerja sesuai kebutuhan untuk membantu melayani pelanggan yang semakin banyak.

Perencanaan Keuangan

Banyak usaha yang gagal karena tidak mampu memiliki kecukupan modal. Oleh sebab itu penting sekali bagi Anda untuk memperhitungkan jumlah modal awal yang sebaiknya Anda miliki untuk bisa menjalankan usaha Anda. Alangkah baiknya jika modal tersebut bisa mencukupi untuk membayar defisit keuangan usaha sampai usaha tersebut mampu memberikan surplus keuangan.

Selain modal awal, yang harus Anda lakukan adalah membuat perkiraan arus kas selama 12 bulan ke depan. Perkiraan arus kas adalah perhitungan yang menggambarkan berapa perkiraan arus keluar masuk uang tunai dalam usaha Anda. Perhitungan itu bisa meliputi: 
  • Memperhitungkan jumlah modal awal( dari manakah kiranya modal usaha bisa didapatkan? Berapakah modal yang diperlukan? Memperhitungkan masalah keluar dan masuk keuangan (biaya produk, biaya operasional, dan biaya pendapatan)
  • Mempertimbangkan adanya kewajiban membayar pajak.

Kredit Bank

Jika ingin mengajukan kredit bank, strateginya adalah:
  • Kenali dulu produk kredit bank dan tingkat suku bunga
  • Persiapkan proposal usaha (business plan) yang dapat dinilai oleh bank
  • Kenali hal-hal yang diperlukan untuk menjadi debitur (peminjam uang) bank

Pada dasarnya ada tiga macam produk kredit bank, yaitu:
  • Kredit usaha
  • Kredit konsumsi
  • Kredit serba guna.

Di antara ketiga kredit tersebut yang paling tepat untuk usaha adalah kredit usaha. Kredit usaha ini adalah kredit yang digunakan untuk membiayai perputaran usaha atau bisnis yang produktif. Selain itu, Anda dapat juga menggunakan kredit serba guna. Salah satu produk yang ditawarkan adalah Kredit Tanpa Agunan (Jaminan). Anda hanya disyaratkan untuk memiliki jumlah penghasilan tertentu setiap bulannya dan menyerahkan sejumlah bukti yang dapat menunjukkan bahwa Anda memang benar berpenghasilan sebesar jumlah yang di isyaratkan.

Yang paling penting di sini adalah jangan mencampurkan penggunaan kredit untuk usaha dan untuk keperluan konsumsi keluarga. Selanjutnya kita perlu melakukan survey untuk membandingkan beberapa bank. Ada bank yang menawarkan suku bunga rendah namun persyaratannya ketat, atau sebaliknya.

Nah, mulai sekarang dari pada waktu Anda terbuang hanya untuk memikirkan karir yang tidak mengalami kenaikkan, lebih baik melihat-lihat sekeliling untuk mencari peluang usaha yang dapat membantu meningkatkan penghasilan keluarga. Bagaimana? Siapkah Anda mengambil kesempatan emas itu? Memang pembahasan ini tidak bisa dijadikan tolak ukur kesuksesan sebuah usaha. Tapi paling tidak, Anda semakin memiliki pandangan untuk lebih terbuka pada beragam jenis peluang usaha yang ada.

Ingat! Apa pun jenis usaha yang akan Anda pilih nantinya, harus selalu berawal dari kemauan jika tidak ada kemauan, Anda pun harus rela menerima keadaan Anda apa adanya. Sekarang mantapkan kemauan Anda dan galilah peluang usaha yang sesuai dengan hobi, ketrampilan atau keahlian Anda, apakah seperti yang ada di bawah ini? Silahkan, tangkap dulu peluang yang ada. Tapi, tentu saja, peluang usaha itu hanya bisa diraih, jika Anda jeli dan gigih. Ingat pepatah yang mengatakan: "Tidak ada usaha, tidak ada hasil".

Bila Anda tidak memberanikan diri untuk mencoba melakukan usaha rumahan atau pun usaha sampingan sekarang ini, mungkin besok atau kapan pun Anda tidak akan pernah berani. Karena segala sesuatu pasti ada tantangannya. Apalagi memulai suatu usaha, apa pun jenis usaha Anda. Jika Anda berhenti hanya karena takut gagal, atau karena berpikir akan menemui suatu halangan pada titik tertentu, itu adalah kesalahan. Oleh karena itu, sebaiknya jangan pernah ragu dalam setiap meraih peluang usaha yang ada di sekitar kita.

Jangan mencampurkan penggunaan Kredit untuk usaha dan untuk keperluan konsumsi keluarga
Selengkapnya → Melirik Peluang Untuk Mendapatkan Penghasilan Sampingan diluar Kerja Tetap, Buka Usaha Sendiri

Badan Usaha dan Perusahaan Kolom-kolom Perusahaan

Badan Usaha dan Perusahaan

Dalam praktik banyak kita temui pemakaian badan usaha dan perusahaan dalam maksud yang sama. Kedua kata itu haruslah dibedakan, sebab akan menyangkut perbedaan lebih lanjut mengenai pengertian Iikuiditas, rentabilitas, dan sebagainya.

Bila dilihat dari segi tujuan, badan usaha selalu bertujuan mencari laba, sedangkan perusahaan tujuannya ialah berproduksi, sebagaimana didefinisikan, perusahaan ialah suatu kesatuan organisasi yang mengorganisir faktor-faktor produksi dengan tujuan berproduksi. Badan usaha mempunyai perusahaan sebagai alatnya untuk memperoleh laba, sedangkan perusahaan tidak perlu selalu punya badan usaha secara terpisah. Dari segi tempat kediaman dapat dilihat bahwa tempat kedudukan badan usaha mementingkan segi-segi yuridis, dan tempat'kediaman perusahaan mementingkan segi ekonomis. Seperti banyak badan usaha Belanda zaman dulu berkedudukan di Belanda sedangkan perusahaan-perusahaannya berada di Indonesia.

Kolom-kolom Perusahaan

Kalau kita perhatikan RTP-RTP, kita dapat melihat suatu urutan perusahaan mulai dari produsen bahan mentah sampai kepada konsumen. Ini disebut kolom-kolom perusahaan.

Kolom-kolom perusahaan ini dapat digambarkan sebagai berikut:

Jadi kolom-kolom perusahaan berarti suatu urutan perusahaan, mulai dari produsen bahan mentah sampai kepada konsumen, yang memiliki dua aliran, aliran barang dari atas ke bawah dan aliran uang dari bawah ke atas.

Dalam praktik ada perusahaan yang sudah demikian besarnya sehingga mencakup urutan-urutan dari kolom-kolom perusahaan tersebut. Penggabungan kolom-kolom tersebut dinamakan integrasi, yaitu penggabungan menurut tingkat vertikal.

Ada pula penggabungan menurut tingkat horizontal, ini disebut paralelisasi. Misalnya, sebuah toko eceran menjual pelbagai macam barang, atau sebuah industri seperti Philip Ralin, membuat televisi, radio, lampu, dan alat-alatnya. Sebaliknya bisa pula terjadi spesialisasi, yaitu bila dalam suatu kolom terdapat barang khusus, misalnya pedagang eceran hanya menjual satu macam barang saja.

Ada kemungkinan lagi terjadi diferensiasi, ini merupakan kebalikan dari integrasi, yaitu dibukanva suatu cabang baru dari perusahaan. Misalnya, perusahaan dagang besar karena banyak menggunakan angkutan truk, ia membuka suatu cabang usaha angkutan. Jika Rita gambarkan akan terlihat pada halaman berikut.

Jadi dengan spesialisasi, akan terjadi bedrijfs kolom (kolom perusahaan), dan dengan diferensiasi akan timbul bedrijfstak atau cabang-cabang perusahaan. Kedua istilah ini haruslah dibedakan baik-baik sebab sifat dan akibatnya berlainan. Kedua istilah ini timbul karena adanya kebaikan dari
Selengkapnya → Badan Usaha dan Perusahaan Kolom-kolom Perusahaan

7 Langkah Cara Menemukan Jalur Cepat Keuangan Anda

7 Langkah Cara Menemukan Jalur Cepat Keuangan Anda

Langkah 1 :  Sudah Waktunya Mengurus Bisnis Anda Sendiri

Bekerja Untuk Uang

Apakah anda selama ini membanting tulang dan membuat orang lain kaya raya? Semenjak dari kecil pada umumnya kita sudah di setting untuk membantu mengembangkan usaha orang lain dan membuat dia menjadi tambah kaya. Hal ini bermula tanpa disadari dengan ungkapan-ungkapan kata-kata nasehat yang sering terlontar dari orang-orang tua sebagaimana kutipan berikut ini :
  1. "Kamu harus bersekolah nak setinggi mungkin dengan belajar yang rajin untuk mendapatkan nilai yang baik agar nanti bisa mempunyai pekerjaan yang bagus serta menjamin dengan gaji besar dan tunjangan yang menggiurkan."
  2. "Kamu harus bekerja sekuat tenaga agar kamu bisa memiliki rumah impianmu. Karena rumahmu adalah aset dan investasi yang paling berharga."
  3. "Pinjam atau Kredit yang menguntungkan kamu, karena pemerintah akan memberikan potongan pajak untuk pembayaran bunganya."
  4. "Beli sekarang, bayar belakangan," atau "Uang muka kecil, ansuran bulanan mudah." Atau "Silahkan masuk dan menyimpan uang disini."
Orang yang begitu mudah menuruti ungkapan kata-kata nasehat tersebut sering menjadi :
  1. Pegawai, membuat atasan dan yang punya perusahaan bertambah kaya.
  2. Debitor, membuat bank atau kreditor kaya.
  3. Pembayar pajak, membuat pemerintah kaya.
  4. Konsumen, membuat banyak pengusaha menjadi kaya.
Bukannya mencari jalur cepat keuangan mereka sendiri, mereka membantu orang lain menemukan jalu cepat keuangan mereka. Bukannya mengurus bisnis mereka sendiri, mereka bekerja benting tulang seumur hidup hanya untuk mengurus memajukan usaha bosnya.
Dengan melihat laporan Penghasilan dan Neraca, Anda bisa dengan mudah mulai melihat betapa kita telah di setting semenjak kecil untuk mengurus dan memajukan usaha orang lain, dan mengabaikan bisnis Anda sendiri.

LAPORAN PENDAPATAN

Pemasukan
Anda Mengurus bisnis bos Anda

Pengeluaran
Anda mengurus bisnis pemerintah melalui pajak. Dengan setiap pengeluaran, Anda mengurus banyak bisnis orang lain.

Neraca

Aset
Ini adalah bisnis Anda

Liabilitas
Anda mengurus bisnis bankir Anda.

Bertindak

Kebanyakan orang laporan keuangan mereka tidak bagus karena mereka diajari untuk mengurus bisnis orang lain bukannya bisnis mereka sendiri.

Langkah Pertama
Isilah laporan arus keluar masuk keuangan pribadi Anda. Untuk mengetahui ke mana Anda ingin pergi. Anda perlu mengetahui di mana sekarang Anda berada. Ini merupakan langkah awal untuk mengambil alih kendali hidup Anda dan memakai lebih banyak waktu untuk mengurus bisnis Anda sendiri.

Langkah Kedua
Tentukan Target keuangan. Tentukan target keuangan jangka panjang untuk posisi yang Anda inginkan lima tahun mendatang dan target keuangan jangka pendek yang lebih kecil untuk posisi yang Anda inginkan dalam 12 bulan. (Target keuangan yang lebih kecil merupakan batu loncatan selama perjalanan menuju target 5 tahun Anda). Tentukan target yang realistis dan bisa dicapai.

Contoh Target Jangka 12 Bulan
  1. Saya ingin menurunkan utang saua sebesar USD 5000,-
  2. Saya ingin meningkatkan cash flow saya dari aset, atau pemasukan pasif, (pemasukan pasif adalah pemasukan yang Anda peroleh tanpa bekerja) menjadi  USD 1000 per bulan
Target 5 tahun saya adalah :
  1. Meningkatkan cash flow dari aset menjadi USD 1500 per bulan.
  2. Mepunyai investasi berikut dalam kolom aset (misal, real estate, saham, bisnis, dll).
Gunakan target 5 tahun Anda untuk mengembangkan laporan penghasilan dan neraca Anda selama 5 tahun mulai dari sekarang.

Kini setelah mengetahui posisi keuangan Anda sekarang dan setelah menentukan target. Anda dituntut untuk mengendalikan cash flow Anda supaya bisa mencapai target itu.

Setelah Anda memahami langkah pertama ini, selanjutnya bisa memasuki langkah kedua yaitu Mengendalikan Cash Flow.
Selengkapnya → 7 Langkah Cara Menemukan Jalur Cepat Keuangan Anda

Kiat Suksesnya Tidaklah Hari Punya Modal Besar

KIAT SUKSESNYA TIDAK HARUS BERMODAL BESAR

Mengapa modal yang selalu menjadi alasan untuk tidak memulainya buka usaha? Apakah dengan modal besar orang akan langsung sukses usahanya? Apakah kalau tidak ada modal lantas kita tidak bisa mulai usaha? Diam saja menunggu modal jatuh dari langit? Tidak, tidak, tidak. Kalau jiwa sudah mulai brontak, darah mendidih, ingin menghancurkan keadaan yang serba susah, keinginan sudah tak terbendung untuk mulai membuka usaha, sudahlah mulai saja buka usaha dengan modal yang ada.

Biasanya jalan keluar akan ada setelah kita mulai membuka usaha. Ada seorang keluarga sederhana dengan keinginan yang sudah sangat kuat untuk membuka warung kelontong di rumahnya namun modalnya hanya paspasan saja.

Karena keinginan sudah tak dapat dibendung maka keluarga itu membuka saja warungnya dengan modal yang dia punya dulu. Waktu berjalan, terus, hari berganti hari, minggu berganti minggu, ternyata tak disangka-sangka banyak salesman yang menawarkan barang dagangannya dengan sistem konsinyasi atau pembayaran kredit. Dengan berjalannya waktu barang dagangannya pun mulai penuh, lengkap, usahapun lancar.

Jangan manja dengan ketiadaan modal, karena modal bukan satu-satunya faktor yang menentukan dalam memulai buka usaha. Jangan jadi alasan, yang sebenarnya adalah sebagai pengecut karena tidak berarti membuka usaha.

Beranilah mulai, kenapa jadi pengecut yang hanya bisa bergantung kepada orang lain. Jangan meremehkan modal yang minim dalam mulai membuka usaha karena yang sekarang menjadi pengusaha besarpun pada awalnya hanya menggunakan modal yang pas-pasan.

Kalau orang lain saja bisa, kenapa kita tidak? Apa bedanya, sama-sama makan nasi, mengeluarkan kotoran yang sama, hidup di bumi yang sama, punya otak yang sama, pendidikannya pun sama bahkan kadang lebih tinggi kita. Tidak sedikit orang yang gagal dalam pendidikannya tapi malahan sukses dalam bisnisnya.

Banyak orang beranggapan bahwa suatu usaha hanya bisa dimulai jika si pengusaha telah mempunyai sejumlah uang sebagai modal usaha. Anggapan ini tidak salah tapi tentu saja bukan merupakan kebenaran mutlak.

Artinya, jangan kemudian mengurungkan diri untuk memulai usaha hanya karena modal yang belum mencukupi, sehingga secara tidak langsung anda mematikan potensi jiwa wirausaha yang anda miliki.

Sungguh sangat disayangkan bila sudah punya jiwa wirausaha sebagai calon-calon pengusaha sukses, lalu kemudian mengurungkan diri untuk tidak mulai usaha karena alasan minimnya modal.

Seorang wirausaha sejati bukan modal semata yang menjadi tonggak berdirinya sebuah usaha. Seorang ca Ion wirausahawan tidak akan menyerah karena ketiadaan modal.

Sebaliknya seorang wirausahawan sejati akan mengerahkan seluruh kemampuannya, potensi yang dimilikinya dan akan menunjukkan kepada dunia, akulah pengusaha sukses. Pergunakanlah hubungan baik, jaringan relasi dan reputasi anda untuk bisa mendapatkan pinjaman lunak dari kolega atau relasi atau kerjasama dengan kawan, bagi hasil dan sebagainya.

Bisa juga dimulai dengan menjual jasa keahlian atau informasi yang notabene tidak perlu terlalu banyak membutuhkan modal namun justru bisa mendatangkan uang yang bisa dikumpulkan sebagai modal usaha.

Seseorang yang berniat untuk membuka suatu usaha sendiri biasanya sudah menyiapkan hitung-hitungan modal yang diperlukan untuk usaha itu. Mulai saja dengan modal yang ada, jangan mengada-ada.

Haji Ate Tohi, seorang konglomerat industri penyamakan kulit yang berasal dari desa Suka gerang, Kabupateng Garut, Propinsi Jawa Barat, enggan memanfaatkan tawaran kredit usaha dari sebuah Bank sebesar Rp 200juta. Namun usahanya berkembang dengan modal yang dimilikinya pada awal mula merintis bisnisnya tidak lebih dari Rp 600.000,-. Itupun dari hasil meminta kerelaan istrinya untuk menjual perhiasan berupa kalung, anting dan gelang emasnya.

Haji Ate adalah lulusan Akademi Perhotelan Bandung. Ia mendapatkan tawaran kerja di Hotel Tiara, Medan. Ate tidak mau berpisah dengan istrinya karena ia sudah menikah dengan Hajah Olis Yelly tahun 1987. sehingga ia memilih untuk tinggal bersama istrinya dengan membuka usaha sendiri. Mertuanya pun punya usaha penyamakan kulit yang cukup kaya. Tapi Ate hampir putus asa karena tidak punya modal untuk mulai usaha. Ia enggan meminjam dari mertua, sementara untuk mendapatkan pinjaman dari Bank ia tak memiliki sesuatu yang bisa dijadikan agunan. Sehingga ia meminta kerelaan istrinya untuk menjual perhiasan yang dimilikinya.

Salah satu kunci suksesnya adalah selalu mengendalikan pengeluaran paling banyak 50% dari keuntungan yang didapatnya. Prinsip ini dipelajari dari pengusaha etnis Tionghoa. Haji Ate lebih suka menggunakan angkutan umum atau menyewa mobil di terminal walaupun ia mampu membeli dua atau tiga mobil setiap tahunnya. Penampilannya pun bersahaja, tidak mewah, lebih sering terlihat mengenakan kaus dan sandal jepit ketika mengawasi karyawan yang bekerja padanya. Padahal omset usahanya telah mencapai angka Rp 5 milyar perbulan pada saat itu. Dalam islam ini yang dinamai dengan zuhud.

Usaha penyamakan kuht Haji Ate justru malah naik daun saat krismon. Ketika nilai dollar gonjang-ganjing tak stabil, ia menembus pasar ekspor dan mendapatkan pe-langgan dari Nigeria dan Taiwan yang sangat tertarik dengan produksinya, juga sangat bernafsu untuk memborongnya. Sehingga semakin besarlah omsetnya karena harga dollar saat itu sangat tinggi. Pasar ekspor yang diperolehnya berawal dari sebuah pameran kulit di Jakarta, awal tahun 90-an, sehingga banyak orang asing mencarinya.

Walaupun kini ia orang yang kaya namun ia tetap bersahaja, hemat dan selalu rajin menabung dari hasil keuntungan usaha, sehingga bisnisnya berkembang hingga seperti sekarang ini. Di Garut tak ada orang yang tak mengenal-nya. Ia merintis bisnisnya dari bawah sehingga ia sangat paham kendala-kendala dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh usaha kecil sejnis, sehingga ia menyediakan bahan baku dan membeli hasil penyamakan kulit UKM di sekitarnya. Ternyata dengan tekat yang kuat untuk berbisnis Haji Ate mampu memulai dengan modal yang sangat minim, sehingga ia berhasil menjadi kaya raya saat ini.

Kalau Haji Ate bermodalkan Rp. 600.000,- Haji Ikrom pun mampu membangun usahanya dengan modal Rp 500.000,- yang mampu meraup omset Rp 4 juta per hari abas Rp 120 juta sebulan. Tidak ada seorang pegawai yang gajinya menembus angka seperti itu dalam satu bulan. Bisnis apa yang di jalani oleh Haji Ikrom? Ternyata bisnisnya hanya bisnis keripik tempe. Walaupun keripik tempe tapi lihatlah omsetnya bahkan dia mampu memasarkan keripiknya hingga ke Amerika Serikat.

"Kalau anda ke Malang, jangan lupa beli keripik tempe," pesan singkatnya dari mulut ke mulut itulah yang membuat Haji Ikrom tak menyangka kalau keripik tempe Abadi-nya bisa melanglang buana hingga ke AS. Ia pun semakin PD (percaya diri) untuk terus mengembangkan bisnis yang telah dirintis bersama istrinya sejak tahun 1970. Cerita soal keripik tempe sampai ke Negeri Abang Sam itu berawal dari surat PT Fajar Jaya di Jakarta yang ditujukan kepada Ikrom pada tahun 1997 lalu. 
Selengkapnya → Kiat Suksesnya Tidaklah Hari Punya Modal Besar

Kiat Suksesnya Diawali Dari Cita-Cita dan Impian

KIAT SUKSESNYA BERAWAL DARI CITA-CITA DAN IMPIAN

Adanya cita-cita dan impian membuat sesorang akan terus mengejar apa yang di cita-citakan dan di impi-impikan. Seorang anak yang ingin menjadi penyanyi tentunya dari kecil sudah berlatih vokal, belajar vokal ke sana-kemari, ikut lomba nyanyi kesana-kemari, manggung ke sana-kemari dan lambat laun akan terbiasa dengan profesinya. Semakin terkenal dan lama-lama menjadi penyanyi tenar. Seorang anak yang bercita-cita dan bermimpi menjadi dokter, sejak kecil sudah bermain dokter-dokteran, belajar biologi, dan masuk ke fakultas kedokteran. Cita-cita dan impian membuat hidupnya terarah menuju apa yang menjadi tujuannya.

Di sebuah stasiun televisi disiarkan mengenai keberhasilan seorang juru masak. Juru masak tersebut sudah memiliki bawahan lebih dari 50 juru masak lainnya. Beliau bekerja di hotel berbintang di kota yang paling gemerlap di Amerika yaitu Las Vegas. Didalam sebuah pembicaran dia menyatakan bahwa sejak kecil bercita-cita untuk menjadi juru masak. Setiap langkah kehidupan yang dijalaninya menuju, mengarah dan segala perbuatan yang dilakukannya selalu menunjang agar tercapai cita-citanya itu.

Seorang gitaris grup muda terkenal di Indonesia, sudah memimpikan untuk menjadi pemusik sejak usia dini. Kemudian semua kegiatan yang ia lakukan tidak pernah lepas dari impiannya ini, walaupun banyak menghadapi tantangan dan rintangan, yang diubahnya menjadi tantangan untuk sukses. Impian untuk sukses tidak harus impian masa kecil, bisa juga saat usia sudah senja seperti kolonel Sanders pendiri franchise ayam goreng terkenal. Di mulai pada usia yang ke 66 tahun, pensiunan angkatan darat dari negara adidaya, tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Dia mempunyai sebuah keahlian dalam hal masak memasak, dan dia pun menawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran yang ada di negaranya.

Akhirnya restoran yang ke 1.008, menerima resepnya tersebut dan hingga sekarang kita dapat menikmatinya di Indonesia, Kentucky Fried Chicken Mungkin impian Kolonel Sanders sangat sederhana, ingin memiliki uang yang layak untuk hidup di masa tuanya yang tak lama lagi Contoh menarik lagi mengenai impian di hari tua pernah disiarkan di salah satu stasiun TV swasta, mengenai seorang ibu rumah tangga. Ibu ini dapat menyekolahkan lebih dari 20 murid SD sampai ke perguruan tinggi hanya dengan biaya dari tangannya.

Di mulai beberapa belas tahun sebelumnya pada suatu ketika  disaat perjalanan pulang dari kantornya ibu ini berjumpa dengan seorang wanita muda kelaparan. Dengan hati yang tulus dia mengajak wanita muda itu ke sebuah toko makanan, lalu mempersilakannya untuk mengambil makanan yang ia perlukan. Dengan segera wanita muda inipun mengambil susu bayi, sosis, roti, telor dan beberapa keperluan rumah tangga lainnya yang tidak wajar diinginkan oleh wanita muda sebayanya. Sewaktu ditanya asal usulnya, wanita muda ini tidak mau menjelaskan, hanya dia mengatakan bahwa dirinya sudah tidak bersekolah. Maka sejak saat itu ibu ini berjanji untuk menyekolahkan setiap anak sampai ke perguruan tinggi.

Impian, cita-cita, dream, visi serta masih banyak lagi persamaan katanya yang menunjukkan tujuan kita dalam mengarungi hidup yang penuh makna. Impian tidak selalu bagi diri sendiri, tidak selalu harus maten, tidak selalu harus kemewahan. Impian bisa untuk orang membahagiakan orang lain, untuk kebaikan lingkungan hidup sekitar kita, atau impian sederhana, hanya ingin mengajak nenek kita, orang tua kita, anak kita berkunjung ke Candi Borobudur misalnya. Impian bisa saja impian waktu kecil impian waktu sekolah, impian saat bekerja, impian saat menulis, impian saat mengarang, impian saat mendapat tekanan hidup, impian saat di PHK, impian ketika terhimpit, impian ketika dalam penjara, impian ketika dalam kendaraan, impian saat sengsara, impian saat mendekati ajal tentunya masuk surga.

Dunia ini berkembang karena impian-impian yang dianggap gila di masanya. Jules Verne pernah bermimpi orang bisa terbang ke bulan, bermimpi orang bisa menyelam di kedalaman laut yang paling dalam. Hari ini hampir setiap enam bulan ada saja penerbangan berawak manusia ke bulan, ke antarikasa, bahkan negara-negara besar berkolaburasi mendirikan stasiun angkasa luar dimana manusia bisa tinggal dengan nyaman. Sekarang ini manusia dapat melihat kedalaman laut yang paling dalam, yang paling gelap yang besar tekanan per incinya, dapat menemukan spesies-spesies baru yang belum pernah dikenal sebelumnya.

Ibu Kartini memimpikan bahwa wanita se-harusnya bisa mendapatkan pendidikan yang layak, dapat mengenyam kehidupan yang setara. Pada saat sekarang ini semakin banyak wanita Indonesia mendapat pendidikan tinggi, hingga memiliki karier setingkat terkadang melebihi rekan prianya, bahkan presiden Indonesia pernah diduduki oleh kaum wanita. Gajahmada memimpikan untuk bisa menyatukan wilayah Majapahit yang luas dengan berpuasa makan palapa. Sekarang ini tidak hanya wilayah Majapahit bersatu menjadi negara Kesatuan Republik Indonesia tetapi satelit palapa sudah dapat menyatukan negara-negara di Asia Tenggara.

Bill Gates pada awalnya punya cita-cita alias impian bahwa pada suatu saat personel computer (PC) akan dirniliki oleh setiap rumah dalam suatu keluarga. Sekarang kenyataan bukan? Bahkan ada computer yang dibawa-bawa oleh orang-orang tertentu. Bill Gates hengkang dari sekolahnya demi untuk mengejar impiannya itu. Dia bekerja keras dan berhasil mengembang-kan program komputer serta microsoftnya. Kini Bill Gates menjadi orang terkaya sejagad raya ini, dia menjadi konglomerat sejati.

Sekarang banyak orang yang mendengarkan musik sambil jalan-jalan. Irulah keberhasilan impian dari Akio Morita yang bermimpi ingin mendengarkan musik yang di sukainya saat dia sedang bermain tenis. Air mineral aqua dan vit yang sekarang tersedia dimana-mana merupakan impian dari Tirto Utomo. Padahal banyak orang yang mencemoohnya bahwa mana mungkin berjualan air di negara yang kaya akan air. Air di masukkan ke dalam botol lalu di jual. Kenyataan dengan aquanya dia menjadi kaya raya. Begitu juga dengan kisah teh botol, memang aneh pada awalnya. Hanya dengan membuat teh manis dimasukkan ke botol lalu dijual bisa membuat Sosrodjoyo kaya raya.

Impian memang alat yang sangat murah dan mudah untuk menjadikan seseorang sukses. Karena yang dibutuhkan hanya sesobek kertas dan alat tulisnya. Bahkan dalam salah satu konferensi teknologi informasi yang pernah diadakan di Taiwan, coret-coretan di atas kertas tissu saat kita makan siang bisa merupakan impian baru terciptanya alat baru pula. Mimpi kalau mimpi terus tidak akan ada wujudnya.

Impian yang akan menjadi kenyataan adalah impian yang di implementasikan dan di visualisasikan
Pada dasarnya manusia memiliki impian yang jelas, hanya saja, impian-impian itu sering dicuri oleh orang-orang terdekat, lingkungan, oleh orang yang dicintai bahkan oleh diri sendiri Mundur beberapa tahun lalu pada saat kita masih anak-anak, setiap dari kita selalu ditanya oleh orang yang lebih tua akan impian kita kelak di masa yang akan datang. Banyak sekali dari kita dapat mengutarakan apa impian kita, apa cita-cita kita, apa keinginan kita nantinya, walau kita sendiri belum tahu atau belum mengerti apa yang dinamakan cita-cita itu.

Ada sebuah riset mengenai orang sukses. Dari 100 orang yang dites, 30-40 tahun lampau, 80 orang tidak mempunya cita-cita sama sekali, 10 orang memiliki tapi tidak yakin, 7 orang memiliki dan tidak ditulis, 3 orang memiliki, ditulis, dan divisualisasikan dan yakin bahwa cita-citanya akan tercapai. Dari statistik ini ternyata hanya 3 orang yang menjadi orang sukses, entah secara finansial, kesehatan, keluarga atau bahkan menjadi pimpinan sebuah negara.

Jadi kuncinya adalah mempunyai impian, cita-cita atau keinginan, ditulis agar jelas, kemudian divisualisasikan, artinya arahkan kehidupan kita untuk menuju apa yang diimpikan itu dan jangan menyimpang dari arah yang sudah di rencanakan, kejar, kejar, kejar terus hingga tercapailah impian itu ditangan kita.

Selengkapnya → Kiat Suksesnya Diawali Dari Cita-Cita dan Impian

Thursday, July 5, 2018

Kiat Sukses Berawal dari Kaki Lima

KIAT SUKSESNYA DIMULAI DARI KAKI LIMA

Banyak bisnis besar yang pada permulaannya dirintis dari bisnis kecil-kecilan. Bisnis adalah mencari uang yang dulunya tidak punya sekarang menjadi punya, yang dulunya sedikit menjadi banyak, yang dulunya melarat agar menjadi konglomerat Untuk menjadi konglomerat, bisnis adalah solusinya. Coba, anda kenal dengan Kentucky Fried Chiken (KFC) atau anda kenal dengan MC Donald atau yang lainnya. Itu di mulai dari usaha perorangan atau keluarga yang kemudian berkembang menjadi usaha dunia. Dahsyat bukan?

Dari perorangan kini menjadi usaha dunia. Itu adalah bisnis yang di awali oleh orang luar negeri alias orang asing. Untuk orang Indonesia kita kenal dengan Ayam Bakar Wong Solo (ABWS) yang dimiliki oleh Puspo Wardoyo, pria kelahiran Karangasem Solo, itu pun dimulai dari usaha perorangan dan kaki lima juga tentunya. Mulai didirikan tahun 1991 yang awalnya hanya membuka warungan di trotoar kaki lima di Medan, outletnya kini sudah ada sekitar 30 outlet lebih, yang tersebar di 14 kota di seluruh Indonesia. ABWS kemudian di waralabakan sejak tahun 1997.
Berawal dari Kaki Lima

Ide mewaralabakan RM. ABWS, tutur Puspo Wardoyo, berawal dari rencana membeli waralaba sebuah makanan cepat saji asing untuk wilayah Sumatra Utara. Setelah melakukan test and propertes, ia lulus seleksi. Namun ia harus tumbuh me-ninggalkan ABWS. "Syarat tersebut sangat berat bagi saya.

Dari sini saya dapat ilham, mengapa ABWS tidak saya kembangkan saja dengan pola waralaba," cerita Puspo Wardoyo. Pertimbangannya mengembangkan usaha dengan pola waralaba, ungkap Puspo, dirinya ingin usaha rumah makannya bisa lebih cepat berkembang, ia tidak perlu lagi mem-persiapkan modal, tenaga dan waktu yang sangat besar untuk mendirikan outlet baru.

Disamping itu dengan pola waralaba pengelolaan outlet lebih mudah. Franchisee yang telah mengeluarkan dana investasi yang cukup tinggi, pasti akan mengerahkan segala daya dan kemampuan agar usahanya maju dan sukses. Setiap awal suatu usaha tentu memiliki resiko termasuk juga RM. ABWS.

"Bukan berarti resiko hilang sama sekali. Namun dengan bergabung dengan Wong Solo, kami yakin resiko relatifkecil dibanding-kan jika anda memulai usaha sendiri dari awal. Franchisee diuntungkan karena telah mempu-nyai usaha tanpa perlu merintis dari awal," candas Puspo.

Lain lagi dengan usaha Mr. Celup's yang dimotori oleh tiga sekawan yaitu Sugiarto, Thomas Linardi dan Mulyadi. Baru tiga bulan berdiri (September 2003), Mr. Celup's sudah tancap gas dengan memiliki beberapa outlet di kota-kota besar di Indonesia.

Hampir mirip dengan Wong Solo, alasan mewaralabakan Mr. Celup's, kata Sugiarto untuk menyiasati per-saingan disamping juga menyiasati keterbatasan modal. "Kami berburu dengan waktu, kami tidak ingin follower mendahului kami.

Jika dengan modal sediri kemampuan kami membuka outlet sangat terbatas, kami rasa kami akan terlibas dengan merk-merk lain yang lebih agresif" tandasnya. Sugiarto mengemukakan lebih lanjut, ini semua berkaitan dengan strategi. "Bila satu merk (competitor) sudah bercokol di suatu tempat, orang sudah akan tahu rasa dan karakteristik produknya.

Akhirnya saat kami masuk, yang populer di masyarakat bukan kami, melainkan merk lain yang lebih dulu masuk. Kami tidak mau hal itu terjadi," ucap Sugiarto.

Salah satu restoran lokal lainnya yang kini juga mulai mewaralabakan usahanya adalah restoran Supe Kitchen (SK). Rupanya sukses dengan outlet per-tamanya di Jl. Roa Malaka, beberapa teman dari pemilik restoran SK jadi ngiler.  Sejak itulah SK yang memiliki menu spesial berupa Peking Duck ini mulai ditawarkan untuk diwaralabakan. "Sebenamya kami tidak ingin disebut sebagai franchise atau waralaba meskipun

apa yang kita jalankan agak mirip dengan franchise. Kami lebih senang jika disebut dengan technical advisor," jelas assistant General Manager Franchise Super Kitchen, Mario Wass. Diakui oleh Mario, saat pertama kali SK di franchisekan sebenarnya SK belum sepenuhnya siap, sebab secara jujur menjalankan waralaba ternyata tidak mudah Banyak aturan yang harus diterapkan dan dipatuhi "Sampai saat ini SK belum full waralaba. Setahu saya waralaba aturannya sangat strict sekali.

Sedangkan kita sangat jieksibel," kata Mario. Baru setelah beberapa outlet berdiri, mereka mulai siap. "Setelah outlet keempat, baru kami jalankan pola kemitraan yang mirip seperti franchise," kata Mario. "Kami lebih pada pendekatan kekeluargaan dibandingkan waralaba yang peraturannya begitu strict," Kata Mario lagi

Selain itu ada Hari dan istrinya Ika Wahyono, mulai bisnisnya dari kaki lima kini telah berkembang menjadi 13 cabang dengan omset mendekati Rp 1 milyar tiap bulannya. Kita bisa membayangkan betapa dahsyat dan hebatnya para pebisnis kita. Dalam tiap bulan omsetnya Rp 1 milyar, jika satu tahun berarti Rp 12 milyar. Seandainya kita karyawan, coba kasih informasi, kerja dimana yang gajinya Rp 12 milyar satu tahun. Untuk mengetahui bisnis Hari dan istrinya ini silahkan baca di buku kami yang berjudul " rahasia sukses bisnis, cam cerdas mencari uang".

Selengkapnya → Kiat Sukses Berawal dari Kaki Lima