Monday, June 13, 2016

Strategi Bisnis Catering Agar Tidak Kehilangan Pelanggan

Sebagai pemilik bisnis catering perlu mempertahankan cita rasa, sehingga Anda tidak kehilangan Pelanggan.

 Strategi Bisnis Catering Agar Tidak Kehilangan Pelanggan
Kesibukan masyarakat khususnya di kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan lainnya membuat pola makan menjadi tidak seimbang. Tak heran bila kini banyak masyarakat yang beralih mengkonsumsi makanan sehat (healthy food), bahkan tidak sedikit yang berlangganan catering sehat atau catering diet yang semakin dimianti akhir-akhir ini.

Mutu Produk Rasa Catering Yang Konsisten


Bagi Anda yang tertarik menekuni usaha healthy food berupa catering sehat maka yang harus diperhatikan adalah menjaga mutu produk tetap konsisten, pengembangan menu, pelayanan yang memuaskan, dan harga yang kompetitif.

Semua aspek dalam persiapan usaha catering saling berkaitan mulai dari bahan dasar yang bermutu baik, pengolahan makanan dengan metode yang benar hingga SDM yang baik dan alokasi waktu yang tepat dalam pengiriman. Bahan dasar sebaiknya pilihlah bahan yang segar dengan kualitas yang baik. Kualitas ini menentukan rasa akhir hidangan.

Teknik Memasak Catering Yang Sehat


Cooking method atau teknik memasak juga haruslah yang benar, misalnya masaklah bahan makanan dengan menyicil sedikit demi sedikit. Ini karena jika terlalu banyak pastinya pematangan makanan tak akan rata dan tidak sempurna. Pematangan yang tidak sempurna akan membuat makanan cepat basi dan rusak. Untuk membantu mempercepat waktu pengerjaan dan dapat diantarkan sesuai target sebaiknya semua bahan sudah dipersiapkan sebelum dimasak. Contohnya menyiapkan bumbu dasar, dan menyiangi sayuran. Bumbu dasar dapat bertahan untuk waktj yang cukup iama sekitar satu minggu jika c-Simpan secara benar. Sama halnya dengan sayuran dapat disimpan untuk maksimal dua hari jika disimpan dalam plastik yang diikat rapat cfan diletakkan di ruang bawah suhu 6°C. Namun, sebaiknya kenali sifat sayuran, karena tidak semua sayuran dapat ditutup dengan plastik, misalnya cabai .sebaiknya letakkan di tempat terbuka, karena jika ditutup rapat cabai akan mengeluarkan air sehingga menjadi busuk.

Kemasan Produk Catering Yang Baik
Untuk makanan yang dibungkus dan dikemas dengan box, saat masakan matang, sebelum dikemas sebaiknya diamkan makanan terlebih dahulu sampai makanan dalam kondisi hangat. Pengemasan makanan dalam kondisi panas akan membuat makanan cepat basi. Sebaiknya makanan yang telah dikemas dapat dikonsumsi maksimal setelah 4 jam dari waktu pengemasan. Hal ini karena lebih dari jam itu rasa makanan berubah rasa dan bahkan dapat mengak keracunan.

Untuk promosi, memperkenalkan usaha catering pada masyarakat dapat dilakukan dengan cara membagi-bagikan brosur yang berisi jenis-jenis hidangan yang akan dijual. Namun, untuk catering sehat sebaiknya ada tambahan edukasi pada masyarakat mengenai bahan makanan yang sehat dan pengaruhnya terhadap kesehatan. Hal yang juga mempengaruhi pemasaran adalah lokasi penjualan. Lokasi sebaiknya yang strategis, mudah dijangkau, ini akan mempermudah juga saat proses pengantaran pesanan.

Dalam usaha catering tentunya ada kendala yang ditemui. Salah satunya mengenai bahan baku dan harga fluktuafif. Untuk bahan baku yang sedang susah dapat mengganti menu dengan ketersediaan bahan yang banyak, begitu pula dengan harga, dapat diatasi dengan mengurangi pemakaian bahan baku yang harganya yang sedang melonjak.

Peluang Usaha
Bisnis Catering Sehat
Artikel Terkait

No comments: